Pengaruh Pemilihan Input Ground Motion Pada Analisis Dinamik Non Linear Bendungan Rockfill

Pengaruh Pemilihan Input Ground Motion Pada Analisis Dinamik Non Linear Bendungan Rockfill

June 1, 2016 | Bendungan Rockfill | admin

Muhammad Riza H
Geotechnical Engineer, PT. Bima Sakti Geotama, Bandung

Cepi Herdiyan K
Junior Geotechnical Engineer, PT. Bima Sakti Geotama, Bandung

ABSTRAK : Berdasarkan ketentuan ASCE/SEI 7 (ASCE, 2005, 2010), ) pemilihan Input ground motion yang akan digunakan pada analisis dinamik time history minimal diperlukan 3 (tiga) rekaman data ground motion. Jika sekurang-kurangnya ada 7 ground motion yang dianalisis, disain value dari engineering demand parameters (EDPs) diambil sebagai nilai rata-rata dari EDPs. Sedangkan jika kurang dari 7 ground motion yang dianalisis, maka disain value dari EDPs diambil sebagai nilai maksimum dari EDPs. Ketentuan batasan jumlah input ground motion yang digunakan ini ditentukan berdasarkan pengalaman engineering dan bukan berdasarkan evaluasi yang komprehensif. Sementara pada analisis dinamik bendungan rockfill, penentuan input ground motion memberikan dampak terhadap karakteristik response dinamik bendungan. Oleh karena itu, pada paper ini pengaruh pemilihan input ground motion dievaluasi terhadap model Non-linear bendungan rockfill sederhana menggunakan program komputer SLOPE/W, SEEP/W dan SIGMA/W yang dikombinasikan dengan program QUAKE/W. 3 (Tiga) sampai dengan 7 (tujuh) input ground motion yang merupakan hasil analisis site specific response dan mewakili lokasi gempa near-field dan far-field akan dipilih untuk mengevaluasi response dinamik bendungan rockfill. Sensitivity analysis akan dilakukan untuk mengamati pengaruh dari pemilihan input ground motion terhadap karakteristik perubahan nilai faktor keamanan (FOS) lereng bendungan, perubahan tekanan air pori dan deformasi bendungan rockfill.

Kata kunci : ASCE/SEI 7, Input ground motion, analisis dinamik, Bendungan rockfill, Non linear, SLOPE/W, SEEP/W, SIGMA/W, QUAKE/W, faktor keamanan, tekanan air pori, deformasi.